Siapkan Bumbu Cemplung: Iris bawang merah setipis mungkin. Iris serong cabai merah besar. Geprek lengkuas dengan ulekan atau pisau besar hingga memar dan sedikit pecah, tapi pastikan masih menyatu agar mudah disisihkan nanti saat dimakan.
Buat Kaldu Rempah (Sangat Penting): Siapkan panci ukuran sedang. Tuangkan 1.150 ml air. Langsung masukkan irisan bawang merah, cabai merah, lengkuas geprek, dan daun salam. Nyalakan kompor dengan api besar, dan biarkan air mencapai titik didih (rolling boil).
Ekstrak Aroma Bumbu: Setelah air mendidih bergolak, kecilkan api sedikit ke posisi sedang. Biarkan kaldu rempah ini terus mendidih selama 3 hingga 5 menit. Langkah ini krusial: Anda harus melihat warna air berubah menjadi sedikit keruh kekuningan dan mencium wangi bawang serta lengkuas menguar kuat, sebelum Anda memasukkan tempenya.
Masukkan Tempe: Setelah kuah kaldu rempahnya wangi, masukkan potongan tempe secara hati-hati. Tambahkan garam dan gula pasir. Aduk perlahan agar bumbu larut sempurna ke dalam kuah.
Masak Hingga Bumbu Meresap: Biarkan kuah kembali mendidih, lalu kecilkan api ke posisi sedang-kecil. Masak tanpa ditutup (simmer) selama 10 hingga 15 menit. Pada tahap ini, pori-pori tempe akan menyerap kuah gurih manis tersebut, dan aroma langu khas kedelai akan berubah menjadi wangi earthy yang sedap.
Koreksi Rasa & Sajikan: Cicipi kuah beningnya. Rasanya harus dominan gurih dari bawang merah, wangi lengkuas, dan sedikit sentuhan manis khas Jawa. Sesuaikan garam atau gula jika dirasa kurang pas. Matikan api kompor.
Sajikan panas-panas. Tuang sayur bening tempe berserta kuahnya yang melimpah ke atas sepiring nasi putih hangat. Jangan lupa tambahkan kerupuk aci dan sambal terasi di piring Anda!