Go Back
Penyajian lezat Sate Maranggi Purwakarta yang menggugah selera

Sate Maranggi Purwakarta

Sate khas Jawa Barat dengan daging sapi yang luar biasa empuk berkat marinasi ketumbar, gula aren, dan air asam jawa. Dibakar hingga karamelisasinya wangi, lalu disajikan bersama sambal kecap tomat segar.
Prep Time 20 minutes
Cook Time 15 minutes
Marinate Time 4 hours
Total Time 4 hours 35 minutes
Servings: 16 Tusuk
Course: Hidangan Utama, Lauk Pauk
Cuisine: Indonesian, Sunda
Calories: 320

Ingredients
  

Bahan Utama:
  • 500 gram daging sapi has dalam/has luar, potong dadu sedang
  • 2 lembar daun pepaya untuk mengempukkan daging
  • 16 buah tusuk sate bambu rendam air selama 30 menit agar tidak mudah terbakar
  • 3 sdm kecap manis pilih merek kental
  • 2 sdm air asam jawa dari 1 sdt asam jawa pekat yang dilarutkan air hangat
  • 1 sdt garam halus
  • ½ sdt merica hitam atau putih bubuk
Bumbu Halus (Untuk Marinasi):
  • 5 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdm munjung ketumbar butir sangrai lalu haluskan
  • 1 sdm penuh gula aren sisir halus atau gula merah gelap
Bahan Sambal Tomat (Pelengkap Purwakarta):
  • 1 buah tomat merah segar buang bijinya, potong dadu kecil
  • 10 buah cabai rawit hijau/merah iris tipis
  • 3 siung bawang merah iris tipis
  • 4 sdm kecap manis
  • 2 buah jeruk limau ambil air perasannya

Equipment

  • Tusuk sate bambu.
  • Cobek dan ulekan (untuk bumbu halus).
  • Alat pemanggang (panggangan arang tradisional atau grill pan teflon tebal).

Instruction
 

  1. Teknik Mengempukkan Daging (Opsional, sangat disarankan jika pakai daging paha): Remas sedikit daun pepaya hingga agak memar. Bungkus potongan daging sapi mentah dengan daun pepaya tersebut. Diamkan maksimal 10 menit. Jangan terlalu lama agar daging tidak hancur jadi bubur. Setelah 10 menit, bilas daging di bawah air mengalir dan tepuk-tepuk hingga kering.
  2. Membuat Bumbu Marinasi: Di dalam cobek, ulek bawang merah, bawang putih, ketumbar sangrai, dan gula aren hingga membentuk pasta bumbu yang halus dan wangi.
  3. Proses Marinasi: Masukkan potongan daging ke dalam mangkuk besar. Tuangkan bumbu halus tadi, ditambah kecap manis, air asam jawa, garam, dan merica. Remas-remas daging dengan tangan (gunakan sarung tangan plastik) agar bumbu masuk ke pori-pori daging. Tutup mangkuk, masukkan ke dalam kulkas, dan biarkan termarinasi minimal 1 jam (idealnya 2 hingga 4 jam agar rasa bumbu benar-benar meresap ke dalam).
  4. Menusuk Sate: Keluarkan daging dari kulkas. Tusuk daging menggunakan tusukan bambu. Sesuai filosofi Tri Tangtu, tusuklah 3 hingga 4 potong daging per tusuknya. Sisakan sedikit ruang antar daging agar matang merata saat dibakar.
  5. Proses Pembakaran: Siapkan panggangan arang hingga menjadi bara yang stabil (bukan api besar), atau panaskan grill pan di atas kompor. Bakar sate sambil dibolak-balik setiap 1-2 menit. Jika terlihat agak kering, olesi tipis-tipis sate dengan sisa bumbu marinasi di mangkuk. Bakar hingga daging matang, wangi asap, dan bagian luarnya terkaramelisasi (sekitar 10-15 menit). Jangan sampai gosong menghitam.
  6. Membuat Sambal Tomat: Campurkan irisan tomat, cabai rawit, bawang merah, kecap manis, dan kucuran jeruk limau ke dalam mangkuk kecil. Aduk rata.
  7. Penyajian: Sajikan Sate Maranggi selagi panas mengepul bersama sambal tomat kecap dan nasi putih hangat.

Notes

💡 Pengganti Daun Pepaya: Jika Anda tidak memiliki daun pepaya atau meat tenderizer bubuk komersial, Anda bisa membungkus daging dengan parutan nanas muda, namun batasi waktunya hanya 3 hingga 5 menit saja, lalu bilas bersih agar daging tidak gatal dan hancur.
💡 Kunci Aroma: Aroma khas sate ini murni berasal dari ketumbar sangrai dan gula aren yang terbakar. Pastikan Anda tidak berlebihan mengoleskan kecap manis saat membakar agar rasa alaminya tidak tertutup rasa manis berlebih.