Ingredients
Equipment
Instruction
- Teknik Mengempukkan Daging (Opsional, sangat disarankan jika pakai daging paha): Remas sedikit daun pepaya hingga agak memar. Bungkus potongan daging sapi mentah dengan daun pepaya tersebut. Diamkan maksimal 10 menit. Jangan terlalu lama agar daging tidak hancur jadi bubur. Setelah 10 menit, bilas daging di bawah air mengalir dan tepuk-tepuk hingga kering.
- Membuat Bumbu Marinasi: Di dalam cobek, ulek bawang merah, bawang putih, ketumbar sangrai, dan gula aren hingga membentuk pasta bumbu yang halus dan wangi.
- Proses Marinasi: Masukkan potongan daging ke dalam mangkuk besar. Tuangkan bumbu halus tadi, ditambah kecap manis, air asam jawa, garam, dan merica. Remas-remas daging dengan tangan (gunakan sarung tangan plastik) agar bumbu masuk ke pori-pori daging. Tutup mangkuk, masukkan ke dalam kulkas, dan biarkan termarinasi minimal 1 jam (idealnya 2 hingga 4 jam agar rasa bumbu benar-benar meresap ke dalam).
- Menusuk Sate: Keluarkan daging dari kulkas. Tusuk daging menggunakan tusukan bambu. Sesuai filosofi Tri Tangtu, tusuklah 3 hingga 4 potong daging per tusuknya. Sisakan sedikit ruang antar daging agar matang merata saat dibakar.
- Proses Pembakaran: Siapkan panggangan arang hingga menjadi bara yang stabil (bukan api besar), atau panaskan grill pan di atas kompor. Bakar sate sambil dibolak-balik setiap 1-2 menit. Jika terlihat agak kering, olesi tipis-tipis sate dengan sisa bumbu marinasi di mangkuk. Bakar hingga daging matang, wangi asap, dan bagian luarnya terkaramelisasi (sekitar 10-15 menit). Jangan sampai gosong menghitam.
- Membuat Sambal Tomat: Campurkan irisan tomat, cabai rawit, bawang merah, kecap manis, dan kucuran jeruk limau ke dalam mangkuk kecil. Aduk rata.
- Penyajian: Sajikan Sate Maranggi selagi panas mengepul bersama sambal tomat kecap dan nasi putih hangat.
Notes
💡 Pengganti Daun Pepaya: Jika Anda tidak memiliki daun pepaya atau meat tenderizer bubuk komersial, Anda bisa membungkus daging dengan parutan nanas muda, namun batasi waktunya hanya 3 hingga 5 menit saja, lalu bilas bersih agar daging tidak gatal dan hancur.
💡 Kunci Aroma: Aroma khas sate ini murni berasal dari ketumbar sangrai dan gula aren yang terbakar. Pastikan Anda tidak berlebihan mengoleskan kecap manis saat membakar agar rasa alaminya tidak tertutup rasa manis berlebih.
